A.Lokasi Usaha

Pemilihan lokasi usaha harus strategis karena berkaitan dengan proses produksi.Sebaiknya, lokasi usaha dekat dengan lokasi pmbelian bahan baku dan pemasaran produk.

Agar Proses produksi berjalan lancar dan efisien, perhatikan hal berikut.

  1. Lokasi produksi industri rumahan dapat dilakukan di rumah, manfaatkan ruangan di rumah. Selain menghemat biaya produksi, kalian juga tidak memerlukan dana untuk sewa tempat atau membangun bangunan baru. JIka usaha kelas menengah ke atas dengan produksi masal dan besar, sebaiknya gunakan tempat khusus.
  2. Pilih lokasi produksi yang tidak jauh dengan tempat produk dipasarkan. Lokasi mudah dijangkau dengan kendaraan, tersedia tempat parkir, air bersih, serta tempat pembuangan limbah.
  3. Jika jenis usaha berupa makanan siap saji, sebaiknya tempat produksi satu atap atau berdekatan dengan restoran. Selain efisiensi waktu, hal ini menimalisir biaya transportasi.
  4. Perhatikan target market pasar. Jika kelas menengah ke bawah, lokasi usaha harus dekat dengan perumahan penduduk atau pasar. Jika kelas menengah ke atas, pasarkan produk anda di supermarket atau mal.
  5. Usahakan tidak berdekatan dengan lokasi yang menjual produk serupa karena penjualan akan terbagi.

Perencanaan tata letak ruang produksi

Desain ruangan dan peletakan barang sesuai dengan urutan proses kerja sehingga proses produksi berjalan lancar, aman, nyaman, efektif, dan ekonomis.

Syarat tata ruang yang baik adalah memanfaatkan ruangan seefektif mungkin, memperlancar pergerakan, mengurangi waktu tunggu, dan meningkatkan produktivitas.

1.Ruang Administrasi

Ruangan tidak perlu besar, tetapi nyaman, bersih, ventilasi, dan cukup penerangan. Segala prosesadministrasi dilakukan di sini, misalnya pencatatan keluar-masuk barang, jumlah produksi, perencanaan kerja, pencatatan pesanan, dan absensi karyawan.

2.Gudang penyimpanan bahan

Sebaiknya, berdekatan dengan ruang produksi sehingga proses pengambilan barang tidak jauh dan lebih efisien. Gudang harus bersih, kering, lantai mudah dibersihkan, sirkulasi udara baik, dan bebas binatang pengganggu, misalnya tikus, kecoa, dan kutu.

Bagi gudang menjadi dua area, yaitu gudang basah dan gudang kering. Simpan bahan segar dan mentah yang mudah busuk dalam lemari pendingin atau freezer, misalnya daging sapi, ikan, udang, dan cumi-cumi. Simpan bahan kering dalam gudang kering, misalnya tepung dan bumbu.

3.Ruangan Produksi

Idealnya, ruangan produksi berdekatan dengan ruang penyimpanan bahan dan pengemasan. Ruangan harus bersih, cukup leluasa untuk pergerakan, lantai dan dinding terbuat dari material yang mudah dibersihkan, tersedia sumber air bersih, tempat pembuangan limbah, ventilasi, dan cahaya yang cukup.

4,Ruang pengemasan dan pelabelan

Sebaiknya, ruang pengemasan berdekatan dengan ruang produksi.Ruangan harus bersih, kerinng, sirkulasi udara baik, dan pencahayaan yang cukup.

5. Ruang penyimpanan produk

Produk jadi yang sudah dikemas disimpan untuk didistribusikan. Gudang beku adalah tempat penyimpanan produk yang tepat. Desain khusus agar suhu ruangan dapat dikontrol sesuai kebutuhan penyimpanan.

Untuk usaha rumahan, gunakan freezer.

B. Perizinan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengurus NPWP ( Nomor Pokok Wajib Pajak). Selanjutnya, lengkapi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) untuk diajukan ke dinas perizinan, baik di kecamatan, kabupaten, maupun provinsi.

Setelah mengantongi SIUP, urus pelabelan dari Depkes dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Pelabelan produk dari lembaga ini sangat penting sebagai jaminan rasa aman dari sisi kesehatan karena konsumen tahu komposisi produk.

Pelabelan halal jjuga sangat penting karena sebagian besar konsumen bakso adalah masyarakat musllim. Untuk mendapatkannya, hubungi Majelis Ulama Indonesia ( MUI). Lembaga Pengkajian POM MUI meneliti produk dan lokasi tempat usaha. Jika Produk diolah sesuai dengan kaidah islam dan tidak mengandung bahan yang diharamkan, label halal segera didapat.

Semoga bermanfaat,

Ig.hari_hari_hera


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: