Sekilas tentang Makam Raja Sidabutar, Sigale-gale dan Museum Batak di Samosir, Sumatra Utara

Tiga destinasi wisata tersebut berada di Tomok. Dimanakah letak Tomok? Tomok berada di pulau Samosir. Sebuah pulau yang berada di tengah Danau Toba, Sumatra Utara.

Sebelum Membahas lebih jauh tiga destinasi wisata tersebut. Mari kita bahas sedikit tentang Danau Toba.

Danau Toba

Danau Toba adalah danau alami yang berukuran besar di Indonesia yang berada di kaldera gunung berapi super.
Danau ini memiliki panjang 100 kilometer (62 mil), lebar 30 kilometer (19 mi), dan kedalaman 505 meter (1657 ft). Ini adalah danau terbesar di Indonesia dan danau vulkanik terbesar di dunia. *¹

Pulau Samosir sendiri berada di tengah Danau Toba. Kalian harus menyeberang menggunakan kapal feri untuk sampai di sana.

Danau Toba

Tomok

Tomok adalah nama sebuah desa di Pulau Samosir dan termasuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatra Utara.

Bagaimana cara sampai kesana?

Salah satunya, kalian bisa menyeberang menggunakan kapal feri, speed boat, kapal wisata dan kapal penumpang dari pelabuhan Ajibata, Parapat. penyeberangan dengan menggunakan kapal feri memakan waktu kurang dari satu jam.

Tempat penyeberangannya

Museum Batak Samosir

Museum Batak Samosir berbentuk Rumah Bolon, rumah adat khusus untuk para raja dan keluarganya. Rumah adat ini dibangun tanpa sekat dinding. Bagaimana bila ingin menyekat ruangan? Mereka menggunakan ulos sebagai penyekatnya.

Museum Batak Samosir

Seperti pepatah, dimana bumi berpijak disitulah langit dijunjung. Maka dari itu, saat kalian memasuki Museum Batak Samosir ini, kalian harus membungkuk sebagai tanda hormat terhadap tuan rumah.

Anak tangga dari rumah Bolon tersebut berjumlah ganjil. Mengapa? karena adat batak mempercayai bahwa angka ganjil merupakan angka keberuntungan.

Ada sepasang patung dengan mangkuk diatas kepalanya di dalam museum ini.

Sepasang patung

Selain itu, kalian juga akan melihat tempat tidur yang berumur ratusan tahun, perlengkapan berburu (tombak, martil, kampak, dll),  perlengkapan memasak (tungku, piring, dll), alat tenun untuk membuat ulos, dan barang-lainnya.

Tempat tidur batu
Perkakas kuno di museum batak


Perlengkapan dari logam

Peralatan masak dan berburu

Souvenir? jangan khawatir, kalian bisa membeli souvenir di sana.

Pemakaman kuno Raja Sidabutar

Kalian bisa melihat makam 3 raja Sidabutar beserta kerabatnya di sana. Berbentuk batu besar yang diukir sarat dengan simbol yang sesuai dengan kepercayaan Batak.



Raja pertama dan kedua masih menganut animisme. Namun menurut sang guide, raja ketiga sudah menganut agama Kristen. Karena datangnya misionaris Jerman yang bernama Ludwig Ingwer Nommensen (6 February 1834 – 23 May 1918). Nommensen adalah orang yang menerjemahkan Perjanjian Baru kedalam bahasa Batak.

Namun yang menarik dari semua nisan kubur tersebut. Ada patung berpeci pada batu nisan Raja Sidabutar Kedua. Menurut masyarakat disana, patung tersebut adalah Syech Said. Panglima perang dari Raja Sidabutar Kedua. Apakah ini menandakan penyebaran Islam sudah sampai ke Tomok? Wallahu’alam

Sigale-gale

Banyak cerita tentang Sigale-gale. Konon Sigale-gale adalah patung yang dibuat dari kayu, pengganti putra semata wayang Raja Rahat yang meninggal di medan perang.

Si gale-gale

Disana, kalian sendiri akan disambut patung pria yang terbuat dari kayu. Lengkap dengan pakaian khas Batak.
Sigale-gale dalam bahasa Batak berarti lemah gemulai.

Sigale-gale sudah menjadi salah satu destinasi wisata di Provinsi Sumatera Utara, khususnya wisata di Pulau Samosir.

Terima kasih ❤

Jangan lupa, lihat vlog hera gandaria channel tentang Rumah pengasingan Bung Karno, Haji Agus Salim, dan Sutan Sahrir di Parapat yaaa.

*¹ =Wikipedia

Tinggalkan Balasan