Penulis : Bendri Jaisyurrahman (ajobendri)

Jumlah halaman: 205

Tahun terbit: 2019

Penerbit : Elkapro

Buku ini membahas tentang bagaimana menjadi sosok ayah yang dirindukan anak-anaknya, terdiri atas 15 sub bahasan, namun ditulis dengan bahasa yang mudah dicerna dan diselingi humor yang membuat mata pembaca tetap on fire tanpa mengurangi kualitas tulisan.

Selain itu, buku ini juga menyisipkan kisah Rasullah SAW, Bagaimana rasul memberikan contoh mengasihi anak-anak.

Halaman 47

Salah satu sebabnya ada suatu peristiwa yang ia ( Usamah bin Zaid) kenang di masa kecilnya. Saat ia dipangku Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersama Hasan bin Ali, saat itu rasul memeluknya seraya berdoa “Ya Allah, sayangilah Hasan dan Usamah. Karena sesungguhnya aku sangat sayang dengan kedua anak ini.” Betapa momen sesaat tersebut memberi kesan mendalam di hati Usamah.

Halaman 61

Dikisahkan Anas bin Malik bahwa ia memiliki sepupu bernama Abu Umair. Sepupunya ini punya hewan kesayangan, seekor burung pipit yang diberi nama Nughair. Suatu hari Abu Umair berduka. Nughair yang disayanginya telah mati, ia amat kehilangan, menangis sesenggukan. Kabar matinya hewan peliharaan ini sampai kepada Nabi. Beliau pun segera mengunjungi Abu Umair untuk menghibur hatinya.

Banyak ilmu yang dapat diambil dan buku ini seolah berkata bahwa semua pendidikan karakter memerlukan proses. Proses itu sendiri dimulai dari usia dini, berhasil atau tidaknya menjadi seorang ayah yang dirindukan anak-anaknya akan terlihat saat nanti rambut sudah memutih.

Hal tersebut tersurat di halaman 193 “Selalu menyapa kabar ayah setiap hari meski tak lagi serumah, memberikan perhatian kepada ayah di sisa usia”.

Buku ini sangat recommended bagi ayah atau pun calon ayah sebagai asupan energi menjadi seorang Fatherman.

Ig.hari_hari_hera


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: