Bagaimana Cara Mendapat Nomor Porsi Haji di Kabupaten Bogor?

Sebenarnya sudah lama saya dan suami mempunyai keinginan mendaftar haji. Kurang kuatnya niat dan tekad membuat keinginan tersebut selalu saja kandas ditengah jalan. Ini berpijak dari sindiran seorang teman. Dia mengatakan bahwa berhaji itu bukan seberapa banyak uangmu melainkan seberapa besar niat & tekadmu.

Akhirnya kami membuka rekening haji di tahun 2015. Berapa jumlah minimal setoran? Itu tergantung masing-masing Bank. Ada yang 50 ribu atau ada pula yang 100 ribu. Dari sekian banyak Bank. Kami memilih Bank Syariah Mandiri (BSM) Cibubur.

Jumlah minimal saldo untuk mendapatkan satu nomor porsi adalah 25 juta.Setelah itu, kami direkomendasikan ke kantor cabang Cibinong. Pihak Bank juga memberikan selembar kertas yang berisi berkas apa saja yang harus kami bawa ke Cibinong.

Adapun kelengkapan berkas yang harus dibawa sebagai berikut:

1.Fotokopi KTP berserta aslinya

2.Buku tabungan

3.Surat keterangan sehat dari puskesmas domisili

4. Fotokopi KK dan Buku Nikah

5. Fotokopi Akte Lahir / Surat Kenal Lahir/ Ijazah Sekolah

6. Surat Pernyataan dari Kepala Desa / Lurah yang diketahui oleh Camat setempat mengenai domisili asli dan keberangkatan haji.

7. Foto 3×4 dan 4 x 6 close up (80% wajah)

8. Selalu bawa materai 😊

Semua persyaratan tersebut kami bawa ke BSM Cibinong kemudian pihak Bank memberikan formulir yang harus kami isi. Setelah selesai, maka semua persyaratan dan surat dari Bank berupa tanda bukti setoran awal BPIH di bawa ke kantor Kementerian Agama (Kemenag) yang mengurusi tentang Haji di Cibinong.

Sesampainya disana, ternyata antrian cukup panjang pada hari itu. Setelah menunggu sekitar 3 jam, nomor antrian kamipun tiba. Petugas memeriksa kelengkapan kemudian memberikan formulir untuk diisi.

Data dari formulir tersebut langsung diinput. Setelah itu kami mendapat nomor porsi. Dari nomor porsi itu bisa diketahui perkiraan jadwal keberangkatan haji.

Setiap daerah mempunyai masa tunggu yang berbeda. Ketika mengantri, kami jadi tahu bahwa pendaftar lansia (>65 tahun ) mempunyai masa tunggu yang lebih pendek.

Maju atau mundurnya jadwal keberangkatan haji bisa dimonitor melalui internet.

https://haji.kemenag.go.id

Sedangkan untuk pelunasan biaya haji, akan diumumkan beberapa bulan sebelum keberangkatan. Namun untuk lansia, sebaiknya mempersiapkan perkiraan biaya pelunasan selama masa tunggu. Mengapa? karena untuk persiapan apabila jadwal keberangkatan dimajukan oleh pemerintah. Dan ini sering terjadi.

Saya saja bisa, kalian pasti juga bisa. Mengutip sindiran seorang teman saya. “Berhaji itu bukan seberapa banyak uangmu melainkan seberapa besar niat dan tekadmu.”

Mungkin terasa menusuk hati. Tetapi, apabila direnungkan lebih jauh, sindiran teman saya ada benarnya.

Terima kasih ❤

Tinggalkan Balasan