Cara Cek NISN (Nomor Induk Siswa Nasional)

Apa yang dimaksud dengan NISN?

Sebelum membahas lebih jauh, kalian harus tahu dulu tentang NISN.

NISN adalah kode pengenal identitas siswa yang bersifat unik, standar dan berlaku sepanjang masa yang dapat membedakan satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh sekolah Indonesia dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri.

NISN diberikan kepada setiap peserta didik yang bersekolah di satuan pendidikan yang memiliki NPSN dan terdaftar di Referensi Kemendikbud. 
Sistem pengelolaan NISN secara nasional oleh Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK) Kemendikbud yang merupakan bagian dari program Dapodik (Data Pokok Pendidikan) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hasil dari proses pemberian kode identifikasi oleh PDSPK ditampilkan secara terbuka dalam batasan tertentu melalui situs NISN.

Untuk apa NISN dibuat?

NISN sendiri dibuat dengan maksud sebagai berikut :

1.Mengidentifikasi setiap individu siswa (peserta didik) di seluruh sekolah se-Indonesia secara standar, konsisten dan berkesinambungan.

2. Untuk pusat layanan sistem pengelolaan nomor induk siswa secara online bagi Unit unit Kerja di Kemendikbud, Dinas Pendidikan Daerah hingga Sekolah yang bersifat standar, terpadu dan akuntabel berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi terkini.

3. Untuk sistem pendukung program Dapodik dalam pengembangan dan penerapan program-program perencanaan pendidikan, statistik pendidikan dan program pendidikan lainnya baik di tingkat pusat, propinsi, kota, kabupaten hingga sekolah, seperti: Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Ujian Nasional, PIP, SNMPTN.

Bagaimana cara mengetahui NISN sudah terdaftar di sistem?

Untuk mengetahui NISN, silakan klik pada link ini:

http://nisn.data.kemdikbud.go.id/page/data

Pengecekan dapat dilakukan dengan 2 cara:

1.Memasukan nomor NISN bila sudah memiliki atau

2.Memasukan nama lengkap (sesuai akta lahir), tempat lahir dan tanggal lahir bila belum mengetahui NISN.

Bagaimana bila belum memiliki NISN?

  • Dianjurkan terlebih dahulu untuk melaksanakan solusi seperti pada permasalahan sebelumnya (diatas)
  • Jika siswa tidak ditemukan, silakan download (unduh) Formulir Peserta Didik (F-PD) dan formulir A.1 pengajuan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) baru pada situs NISN http://nisn.data.kemdiknas.go.id melalui menu FORMULIR PENGAJUAN
  • Mencetak formulir-formulir tersebut
  • Mengisi formulir-formulir tersebut secara manual
  • Menyerahkan kepada operator NISN/NPSN sekolah dimana siswa berasal
  • Bagi pihak sekolah dapat mengirim formulir A.1. tersebut ke PDSP melalui email : pdsp@kemdiknas.go.id untuk diberikan NISN.

Bagaimana memperbaiki data yang tidak sesuai

  • Silakan download (unduh) formulir A.3. Pengajuan Perbaikan Biodata Siswa di situs NISN http://nisn.data.kemdiknas.go.id pada menu FORMULIR PENGAJUAN
  • Mencetak formulir tersebut
  • Mengisi formulir tersebut secara manual
  • Menyerahkan kepada operator tingkat sekolah dimana NISN tersebut di terbitkan
  • Bagi sekolah, dapat mengirimkan formulir yang sudah diperbaiki tersebut ke  PDSP melalui email : pdsp@kemdiknas.go.id.


Jika kartu NISN rusak atau hilang?

Jika terjadi kesalahan, kerusakan atau kehilangan kartu NISN, silakan dilaporkan ke operator NISN/NPSN sekolah dimana NISN tersebut diterbitkan.

Jika 1 orang memiliki 2 atau lebih NISN?

NISN yang digunakan adalah NISN yang sudah digunakan sebagai alat administrasi dan validasi oleh siswa di sekolahnya. Jika tidak, NISN yang digunakan adalah NISN yang paling kecil kodenya. Untuk NISN yang tidak digunakan mohon segera melapor ke operator NISN/NPSN sekolah asal untuk segera dihapus.

Semoga informasi tersebut bermanfaat.

Lihat videonya disini 👇

Silahkan lihat videonya dan subscribe

Terima kasih ❤

Tinggalkan Balasan